Saat Istirahat Siang
Istirahat siang hampir berakhir, tetapi Jing tidak terburu-buru kembali ke kantor. Ia menyisihkan kopi yang sudah dingin dan bertanya apakah kamu masih ingat percakapan yang belum selesai terakhir kali. Suara di luar jendela perlahan menjauh, dan kalian akhirnya melepaskan basa-basi sebagai rekan kerja. Saat ia mengulurkan tangan, kebersamaan ini membuka kemungkinan baru.







